Harga Honda PCX 150 Hybrid Agustus 2018: Spesifikasi Gambar Review

Seperti kita ketahui honda baru saja meluncurkan sebuah produk honda PCX lokal rakitan indonesia yang sebelumnya berstatus CBU. Tak berhenti sampai disitu, honda kembali melakukan inovasi dengan meluncurkan versi honda PCX hybrid. Honda PCX hybrid adalah varian honda PCX 150 dengan tambahan teknologi hybrid sebagai sumber tenaga.

Dalam dunia otomotif, khususnya mobil, teknologi hybrid sudah sejak lama diaplikaksikan ke dalam mesin kendaraan untuk menambah efisiensi penggunaan bahan bakar ataupun menambah keluaran tenaga. Namun untuk motor sendiri, honda mengklaim, PCX 150 adalah motor pertama di dunia yang menggunakan teknologi hybrid.




Cara kerja teknologi hybrid adalah menggabungkan 2 atau lebih sumber tenaga untuk memutar mesin. Sebagaimana pengertian hybrid, kalau dalam dunia mahluk hidup berarti kawin silang. Nah, hybrid dalam dunia otomotifpun demikian. Jadi mesin tidak semata-mata bergerak dan menghasilkan tenaga hanya dengan mengandalkan ledakan pembakaran di ruang bakar, namun juga dibantu oleh penghasil sumber tenaga lain.

Dalam hal ini lazimnya adalah tenaga listrik. Namun bisa juga menggunakan sumber tenaga lain seperti turbocharger, NOS, hydrogren, tenaga angin dll.

Kembali ke honda PCX hybrid, cara kerja mesin honda PCX hybrid adalah dengan menggabungkan tenaga mesin (dari ruang bakar) dengan tenaga listrik yang di hasilkan di ACG (Alternating Current Generator). ACG sendiri sebenarnya bukan teknlogi asing bagi honda. Sebelumnya ACG sudah dibenamkan ke dalam hampir seluruh motor produk honda. Namun fungsinya masih sebatas sebagai starter dan pengisian listrik.



isi

Maka kalau kita mendengar starter senyap di produk-produk honda, itu artinya motor tersebut sudah menggunakan ACG dna tidak lagi mengunakan starter dinamo konvensional. Yamaha kemudian baru mengikuti penggunaan teknologi ACG starter ini baru pada motor keluaran terbaru mereka yakni yamaha aerox155 dan yamaha lexi 125.

Nah, kira-kira sudah kebayang kan bagaimana prinsip dan cara kerja mesi hybrid PCX 150 ini dengan memanfaatkan ACG? prinsip dasarnya adalah, ACG ini bisa berubah2 fungsinya, tergantung perintah dari ECU. Bisa menjadi pengisi listrik ke aki (fungsi normal reguler), bisa menjadi starter yang menghidupkan mesin pertama kali, dan bisa juga bersfungsi sebagai penambah tenaga mesin saat mesin menyala. Prinsip kerjanya sesederhana itu karena ACG sendiri langsug terhubung ke kruk as yang dapat langsung mengerakan roda gigi.




ACG sendiri terletak di sebelah kanan mesin honda PCX 150 tepat di balik kipas radiator. Bentuknya tak jauh berbeda dengan spul, karena mmg prinsip kerjanya sama dengan spul konvensional. Kalau spul hanya berfungsi sebagai pengisi listrik makan ACG lebih multifungsi sebagaimana kita ulas di atas.

Lalu kapan tenaga hybrid honda PCX 150 ini akan berfungsi? yaitu saat kita melakukan akselerasi, dimana ketika gas dipelintir secara lebih kuat maka ECU akan otomatis memerintahkan ACG untuk beralih fungsi menjadi motor yang menambah tenaga mesin. Sumber energi penggerak ACG ini sendiri berasal dari baterai sebesar tas ransel yang tersimpan di bawah jok.


Baterai ini tidak perlu diisi ulang, karena secara otomatis, ketika mesin hybrid tidak bekerja, baterai akan terisi otomatis oleh listrik yang berasal dari ACG.




Namun perlu dicatat, bahwa mesin hybrid ini hanya bekerja selama 3 detik selama gas dipelintir pada saat berakselerasi. Artinya cuma menambah daya dorong pada 3 detik pertama. Detik selanjutnya akan meggunakan mesin konvensional. Dan ini sangat bersungmultitab-column-id1t berada di kemacetan dan jalannan stop n go.

Baterai yang digunakan honda PCX hybrid sendiri bisa habis seiring pemakaian. Sama halnya dengan bahan bahan bakar konvensional. Baterai hybrid pcx juga dilengkapi bar indikator pada panel speedometer. Jika pengendara sering melakukan akselerasi yang otomatis mesin hybridnya sering bekerja, baka beterai juga akan secara otomatis habus terkuras, dan bisa dipantau langsung melalui bar indikator. Dan ketika tidak digunakan, makan secara otomatis baterai akan terisi kambali lagi dan bar indikator akan bergerak ke posisi full.





So jika kita simpulkan ada beberapa perbedaan antara honda PCX 150 hybrid dan PCX 150 standar. Yang paling jelas adalah perbedaan doronga tenaga saat berakselerasi. Seperti dirilis situs resmi AHM honda, bantuan dorongan dari mesin hybrid ini mencapai 1,7 ps dan tambahan torsi sebesar 4,3nm. Jadi jika kita hitung, honda PCX standar mempunya power sebesar 14,7ps setelah ditambah hybrid menjadi 16,4ps. dan torsi standar sebesar 13,2nm ditambah hybrid menjadi 17,5nm. Tapi sekali lagi, fungsi hybrid hanya berlangsung selama 3 detik saat berakselerasi.

Spesifikasi power honda PCX standar + PCX hybrid

Daya Maksimum: 10,8 kW (14,7 PS) / 8.500 rpm (Mesin) + 1,4 KW / 3.000 rpm (Hybrid)
Torsi Maksimum: 13,2 N.m (1,35 kgf.m) / 6.500 rpm (Mesin) + 4,3 N.m / 3.000 rpm (Hybrid)

Perbedaan selanjutnya adalah pada system kelistrika, honda PCX hybrid tentu memiliki system kelistrikan yang kompleks. Salah satunya yang bisa kita lihat adalah jika PCX standar menggunakan ECU (electronic control unit) makan pada PCX hybrid menggunakan PDU (power drive unit). Secara prinsi kerja sebenarnya sama saja, berfungsi sebagai otak kelistrikan, namun PDU menangangi tugas yang lebih banyak ketimbang ECU, dan tentu harganya jadi lebih mahal.

Hal yang juga perlu diketahi adalah, honda PCX hybrid hanya memiliki 1 varian warna yakni hybrid blue, serta dilengkapi emblem tulisan hybrid.

Terahir, untuk harga sendiri, honda PCX hybrid dibanderol di angka 40juta. Berbeda 10 juta dengan PCX 150 standar type tertinggi yang telah menggunakan ABS. Sebagai catatan, PCX hybrid juga memiliki fitur yang sama dengan PCX standar type tertinggi seperti ABS, Smart key system, alarm dll.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
loading...

0 Response to "Harga Honda PCX 150 Hybrid Agustus 2018: Spesifikasi Gambar Review"

Posting Komentar

TULIS KOMENTAR, REVIEW ATAU PERTANYAAN ANDA SEPUTAR ARTIKEL INI:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *