Spesifikasi Honda CBR250R Old Kelebihan dan Kekurangan

Honda CBR 250R, alias CBR 250R Old, atau disebut juga CBR 250 Single silinder adalah varian honda CBR di kelas 250cc sebelum kehadiran all new CBR250RR. Motor ini produksi antara tahun 2011 hingga tahun 2015. Motor ini dikeluarkan honda untuk melawan produk kawasaki dengan varian ninja 250 mereka. Meski nyatanya, CBR 250 single silinder sama sekali kalah telak dengan ninja 250 secara penjualan.

cbr250r (2011-2013) harga 48-53 juta rupiah


Motor ini diproduksi dan didistribusikan secara global ke seluruh dunia, mulai dari eropa, asia, hingga australia. Untuk indonesia sendiri, CBR250R diproduksi dan didatangkan secara completly build up (CBU) dari thailand. Sehingga banyak yang menganggap motor cbr250r terlalu mahal alias over price untuk ukuran motor 1 silinder. Pada tahun pertama keluar, tahun 2011 motor ini dibanderol paling murah 48 juta rupiah untuk varian standar dan 53 juta rupiah untuk versi ABS.

Motor CBR250R Old mempunya dua varian, pertama CBR250R single eyes (satu lampu), type ini produksi antara tahun 2011 hingga tahun 2013. Dan yang kedua CBr250R dual keen eyes (dua lampu) dan produksi antara tahun 2014-2015. Perbedaan kedua varian ini ada pada desain lampu depan, perbedaan fairing, dan perbedaan power. 

New CBr250R dual eyes (2014-2015) harga baru 53-58 juta rupiah

Namun kedua type CBr250 tersebut masih berstatus CBU dari thailand. Banyak yang menganggap CBR250R dual eyes sudah tidak berstatus CBU melainkan produksi dalam negeri, hal ini karena merujuk pada model yang sama yakni CBR150R yang desainya sama persis dengan CBR250R tahun 2014-2015, mulai dari desain lampu depan, fairing hingga grafis warna yang begitu mirip. padahal nyatanya, CBR250 dual eyes versi tahun 2014-2015 masih tetap didatangkan dari thailand sebagaimana pendahulunya.

Honda CBR250R old, termasuk kurang populer dan diminati untuk kelas 250cc di pasar indonesia. Hal ini karena ini karena konsumen membandingkan dengan produk kompetitor yakni ninja 250 yang menawarkan mesin dua silinder dengan suara merdu yang begitu khas. Siara merdu dua silinder ini yang tidak akan pernah didapatkan dari CBR250R single silinder. Hingga konsekuensi penjualan honda cbr250r kalah jauh dibanding ninja 250.

Meski demikian, pada dasarnya honda menawarkan kelebihan lain pada produk mereka CBR250R tersebut yang mungkin kurang dipertimbangkan oleh konsumen indonesia. Apa saja?

1. Konsumsi BBM yang irit.

Dengan konfigurasi mesin satu silinder dan torsi yang besar, honda CBR250R termasuk sangat irit untuk ukuran motor 250cc. Konsumsi bahan bakar bisa mencapai 52km/liter dengan metode berkendara super santai dan kecepatan maksimal 60km/jam. Sedangkan untuk gaya berkendara normal dalam kota bisa mencapai konsumsi bbm 30-35km/liter. Dan untuk gaya berkendara agresif konsumsi BBM tembus 23-27 km/liter. bandingkan dengan ninja 250 yang untuk gaya berkendara agresif bisa menyentuk angka 16km/liter.

2. Minim perawatan.

Honda CBR250R terkenenal dengan mesin yang minim perawatan. Cukup melakukan ganti oli rutin pada periode 4000-5000 km. Oli yang dinjurkan juga tidak perlu muluk2, yang penting sesuai dengan spesifikasi yang dianjurkan yakni SAE 10-40. Dipasaran banyak oli dengan spesifikasi tersebut dengan harga murah. Selanjutnya, lakukan penggantian filter udara pada rentang waktu 15-20ribu km sekali. Selain itu, hanya penggantian part fast moving seperti kampas rem, ban, dan rantai.

3. Part yang kuat dan tahan banting

Part disini termasuk mesin, kaki-kaki dan rangka. berdasarkan bebenrapa pengalaman yang mengunakan CBR250R selama lebih dari 2 tahun, dan angka di odometer menunjukan hampir menyentuh 80ribu kilometer, motor CBR250R belum pernah sentuh bagian dalam mesinya. Tidak pernah ganti kampas koling, tidak pernah ganti rantai keteng, piston dll. Apalagi sampai turun mesin. Dan nyatanya, perfoma mesin CBR250R untuk rentang waktu tersebut masih tergolong prima dan tanpa kekurangan. 

Selain part dalam mesin, part lain seperti gear, velg, dan rangka CBR250R tergolong sangat kuat. Sebut saja gear, anda bisa mengganti rantai sebanyak 5 kali karena sudah aus namun anda tidak perlu mengganti gear set.

4. Nyaman dikendarai.

Desain Honda CBR250R old yang merupakan turunan dari honda VFR yang notabene merupakan sport touring, menawarkan posisi berkendara yang tidak terlalu racy, sangat nyaman untuk melakukan touring jarak jauh. Ditambah dengan pengendalian yang begitu ringan dan stabil, dan range power yang tidak begitu meledak namun linier dari mesin honda CBR250R ini membuatnya sangat cocok untuk dijadikan motor touring.

Selain beberapa kelebihan diatas, nyatanya honda CBR250 R old juga tidak luput dari berbagai kekurangan

1. Desain yang kurang bagus

Meski soal desain ini sebenarnya relatif, namun banyak konsumen indonesia yang kurang menyukai desain dari honda CBR250R. lampu dengan yang disebut terlalu besar dan seperti sempak, jok belakang yang kurang nunging, desain yang kurang agresif dan kurang race purpose, dan juga karena desainya mirip dengan kelas 150cc sehingga mengurangi prestise dari motor ini. 

2. Sparepart yang mahal dan langka.

karena populasi dari honda CBR250R termasuk langka dan tidak sebanyak ninja 250, maka untuk mencari sparepart juga membutuhkan dana dan perjuangan lebih. jangan harap anda akan menemukan kampas rem di kota2 kecil di indonesia. Apalagi rantai, filter udara, saringan oli, dan lebih2 juga harusng bongkar mesin. Namun juga anda melek internet, anda bisa dengan mudah mendapatkan sparepart CBR250 Secara online meski untuk harga partnya agak lumyan mahal, yah worted lah untuk kelas 250cc.

3. Harga jual yang jatuh.

Meski harga baru Honda CBR250R berada direntang  harga 48-58 juta rupiah, untuk harga sekon motor ini dengan masa pakai 2-5 tahun tidak akan lebih dari angka 18-30 juta rupiah, tergantung lokasi dan kondisi motor.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

0 Response to "Spesifikasi Honda CBR250R Old Kelebihan dan Kekurangan"

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *